About Me

My photo
Gombak, Malaysia
"Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selagi aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali." (Hud 11:88)

Tuesday, July 6, 2010

Mutiara dari Sang Murabbi... (Bhgn 1)


Saya menitiskan air mata lagi! Air mata keinsafan sekaligus kekaguman terhadap seorang manusia bernama Rahmat Abdullah. Seorang Murabbi juga Syeikh Tarbiyah di Indonesia sana!  

Setiap kali menonton filem Sang Murabbi, maka setiap kali itu juga saya merasakan siraman ruhani yang menyentap kealpaan dan membangkitkan cas tenaga untuk terus bergerak di jalan ini! Itulah Taujih Ruhiyah seorang Murabbi yang walau setelah ketiadaannya, dakwah dan aspirasinya masih mampu menembus ruang dan waktu! 

Di sini, ditulis kembali mutiara-mutiara bernilai yang disajikan untuk tatapan pembaca. Saya mengolah semula dalam Bahasa Melayu agar memudahkan kefahaman dan diusahakan agar tidak lari jauh dari makna asal, InsyaAllah... Semoga bermanfaat! 

Bahagian dari CD 1: 


Disarankan membaca sambil mendengar alunan nasyid "Sang Murabbi" nyanyian Izzatul Islam... ;)

"Saya ingatkan ketika awal masa mu'assasi dimulai. Ingat, Qolallahu Qolarrasul: Kembali kepada asholah! Komitmen itu mesti dibangun atas dasar kepada keaslian. Jangan otak cerdas maju dengan panah-panah (Rasmul Bayan) tapi kosong hatinya, sombong terjadi, kebanggaan, bahkan "snoob", tidak bangga lagi dengan Islam. Tidak bangga lagi dengan produk Tarbiyah. Tapi bangganya dengan sana3x... Termasuk menjadi bertambah dungu. Mentaqlid cara-cara orang lain, padahal belum tentu benar!" 

"Ladang dakwah terlampau luas. Kewajipan kita untuk menyirami tanah-tanah tandus, menyemai benih-benih unggul agar tumbuh pohon-pohon kejayaan Islam. Dakwah ini akan terus mengalir menuju redha Allah. Jangan bersedih! Di mana kita berada, di situlah dakwah kita sebarkan."       

"Allah memberikan ganjaran yang sebesar-besarnya dan darjat setinggi-tingginya bagi mereka yang sabar dan lulus dalam ujian kehidupan di jalan dakwah. Jika ujian dan cubaan yang diberikan Allah hanya yang mudah-mudah saja, tentu kita tidak akan memperoleh ganjaran yang hebat. Di situlah letaknya hikmahnya, yakni bagi seorang da'i mesti sungguh-sungguh dan sabar dalam meniti jalan dakwah ini. Perjuangan ini tidak bisa dijalani dengan ketidaksungguhan, azam yang lemah  dan pengorbanan yang sedikit."

"Seonggok kemanusiaan terkapar. Siapa yang mengaku bertanggungjawab? Bila semua pihak menghindar, biarlah saya yang menanggungnya, semua atau sebahagiannya! Saya mesti mengambil alih tanggungjawab ini dengan sungguh-sungguh! Seperti saya menangisinya saat pertama kali memijakkan kaki di mata air peradaban moden ini."     

"Ada dua hal yang mesti kau ingati: kebaikan orang lain kepadamu dan keburukanmu kepada orang lain. Dan dua hal yang mesti kau lupakan: kebaikanmu kepada orang lain dan keburukan orang lain kepadamu."

"Di antara sekian jenis kemiskinan, yang paling memprihatinkan adalah kemiskinan azam dan tekad, bukan kemiskinan harta! Kemiskinan azam akan membawa kebangrutan dari segi harta. Azam dan kemahuan yang kuat kelak akan membuat kita berilmu dan kaya. Tidak mungkin seseorang dapat keluar dari kejahiliyahan dan peroleh darjat tinggi di sisi Allah tanpa tekad, kemahuan dan kerja keras."       

"Dakwah berkembang di tangan orang-orang yang memiliki militansi dan semangat juang yang tak pernah pudar. Ajaran yang mereka bawa bertahan melebihi usia mereka. Boleh jadi usia mereka para mujahid pembawa misi dakwah tidaklah panjang, tapi cita-cita, semangat dan ajaran yang mereka bawa tetap hidup sepeninggal mereka. Apa ertinya usia panjang, namun tanpa isi? Sehingga kita kelak hanya akan diingat oleh 3 baris kata yang dipahatkan di nisan kita. Si polan, lahir sekian.. sekian dan wafat tanggal sekian...sekian..."     

"Kita mesti bergerak! Kitalah yang membangkitkan kesedaran umat untuk kembali ke asholah dakwah ini. Siapakah yang akan mengubahnya? Bukanlah orang-orang yang berdiri di pinggir dakwah, orang yang hidup dalam dakwah ini dan mempergunakan dakwah ini, yang mengharapkan semua wang dari dakwah ini. Tidak! Rasulullah SAW mengatakan As-Syabab... Hamasatus Syabab! Semangat Pemuda! Mulai dari mana? Mulai dari dalam diri kita sendiri. Kembalilah ke dalam asholah dakwah! Bangkitkan semangat antum! Contohlah Rasulullah SAW, jadilah Anashiru Taghyir! Jadilah Agen Perubah! Jadilah "Agent of Change" di dalam masyarakat ini! Kembalikan tiang-tiang dakwah ini. Antum berlarilah ke seluruh dunia untuk mengkhabarkan dakwah ini! Untuk membangkitkan dakwah ini! Ketika kita sudah berazam ayyuhal ikhwah, Allah mengatakan "Faiza 'azamta, fatawakkal 'alallah". Setelah berazam, Allah-lah yang mengurus semua itu! Allah-lah yang mengurus Hidayah itu."

   "Allah mengatakan kita sesama muslim itu bersaudara. Kita dilarang saling memusuhi. Dahulu, ketika risalah Al-Islam ini belum datang, menyapa suku-suku di Arab sana, mereka saling bertentangan, saling mengkhianati, saling memusuhi. Tapi Alhamdulillah, Rasulullah SAW membawa risalah Allah ini. Allah mempersatukan hubungan orang-orang yang beriman dari bangsa manapun. Allah tidak peduli... apakah dia orang kaya atau orang miskin? Apakah dia bangsawan atau bekas hamba? Apakah dia komandan atau bawahan sekalipun! Maka Allah meminta kita untuk santun, lembut kepada sesama muslim, tetapi kita tetap tegas kepada orang-orang kafir. Jadi, tidaklah patut kalau kita menyakiti hati, jasad orang-orang Muslim. Apalagi memusuhi sesama orang Islam. Apalagi berkeinginan memberanggus semua kegiatan orang-orang Islam, sementara kita berangkulan erat dengan orang-orang Kafir!"      

      
Bersambung.... InsyaAllah bahagian dari CD 2 akan menyusul... :D

Wallahu a'lam...
BaytulFareed

5 comments:

ibnu Samaon said...

Jazakallah Akhi! Sangat bermanfaat usaha anta mengekstrak untaian mutiara hikmah dalam filem bombastik ini! MasyaAllah baru ana nampak betapa 'alive'nya dakwah yang diembani pak rahmat rahimahullah.

Teruskan berjuang ya Akhi!

zahidzuhri said...

perkongsian yang bermanfaat, apabila dibaca dan dih'highlight'kan begini lagi nampak terang & jelas mesejnya...jzkk T_T

anak soleh said...

perhatian, akh azrai ialah murabbi sya.. =)

saiful anwar said...

sangat bermanfaat akhi, izin share ya.
sukron

Baim said...

Subhanallah.. Jazakallah khoir akhi..

Related Posts with Thumbnails