About Me

My photo
Gombak, Malaysia
"Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selagi aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali." (Hud 11:88)

Friday, January 30, 2009

"Mereka Lebih Mengutamakan Saudara Mereka.."


Ibnul Mubarak dalam satu sanadnya menyebutkan;

Suatu hari, Umar Al Khattab RA mengambil sejumlah 400 dinar wang dan dimasukkan ke dalam uncang. Dia berkata kepada pelayannya, ”Pergilah dan berikan wang ini kepada Abu Ubaidah Ibnu Jarrah!”

Pelayan itu pun pergi menemui Abu Ubaidah Ibnu Jarrah RA dan berkata; "Amirul Mukminin berpesan kepadamu agar menggunakan wang ini untuk memenuhi keperluanmu."

"Semoga Allah menjalinkan hubungannya dan merahmatinya!” kata Abu Ubaidah. Pelayan itu menunggu beberapa ketika untuk mengetahui apa yang akan diperbuat Abu Ubaidah dengan wang tersebut.

Abu Ubaidah memanggil hamba perempuannya lalu berkata; "Berikan 7 dinar ini kepada si polan, dan 5 dinar ini kepada si polan, kemudian si polan ini...! (dan seterusnya sehingga habis kesemua wang tersebut).

Pelayan Umar kembali dan memberitahu apa yang baru dilihatnya kepada Umar. Pada saat kepulangannya itu, kelihatan Umar sedang mempersiapkan wang dengan jumlah yang sama untuk diberikan kepada sahabat yang lain, Muadz bin Jabal RA.

Pelayan itu pun pergi menemui Muadz bin Jabal ra dan berkata; "Amirul Mukminin berpesan kepadamu agar menggunakan wang ini untuk memenuhi keperluanmu."

"Semoga Allah menjalinkan hubungannya dan merahmatinya!” kata Muadz. Pelayan itu menunggu beberapa ketika untuk mengetahui apa yang akan diperbuat Muadz dengan wang tersebut.

Ternyata Muadz membahagikan harta pemberian Amirul Mukminin tersebut kepada fakir miskin, hingga hampir habis wang tersebut. Tiba-tiba muncul isteri Muadz dan berkata, "Demi Allah, kami semua ini miskin, berikanlah sedikit kepada kami!”

Ternyata dalam uncang tersebut masih tinggal 2 dinar, lantas diberikan Muadz kepada isterinya. Yang lain telah habis diberikan kepada fakir miskin.

Pelayan itu kembali kepada Umar memberitahunya apa yang dilihatnya di rumah Muadz dengan wang tersebut.

Umar tersenyum gembira lalu berkata; “Mereka semua, antara satu sama lain adalah benar-benar saudara!”


Sumber: Teladan Tarbiyah, Bab Ukhuwah

p/s:- bolehla 'test' dengan kawan-kawan...

Malam Jumaat hingga Ahad tengahari ada program di Setiawangsa, selepas tu kalau sempat akan ke UPNM petang Ahad. Jadi, blog ni tidak akan di'update' sehingga Ahad malam. Jumpa lagi di lain 'posting'.

BaytulFareed

Wednesday, January 28, 2009

Ketika Merasa Amal Telah Banyak


Topik ini, saya terfikir semasa dalam perjalanan pulang daripada sebuah program di Hulu Langat beberapa hari yang lalu. Program tersebut telah diadakan selama 3 hari 2 malam, dan dihadiri oleh pelajar sekolah rendah hingga lepasan SPM.

“Abang pernah terfikir tak apa tujuan hidup kita? Saya rasa hidup saya ni dah tiada tujuan lagi.”

“Cakap saja apa jenis arak semuanya saya dah pernah minum!”


Monday, January 26, 2009

Labaika Ya Falistin!


Ucapan Dr. Mahdi 'Akif
Mursyid 'Aam Ikhwanul Muslimin
(Sempena Kejayaan HAMAS dan penduduk Gaza melawan Israel)


Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, selawat dan salam kepada Rasulullah SAW, serta kepada para sahabat dan pengikutnya.


Allah SWT berfirman;

"Sesungguhnya Allah akan membela orang-orang yang beriman, sesungguhnya Dia tidak menyukai para pengkhianat dan orang-orang kafir. Diizinkan bagi mereka yang dizalimi untuk berperang, dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa untuk menolong mereka. Mereka yang diusir dari negeri mereka dengan jalan yang tidak benar, hanya kerana mereka berkata, 'Tuhan kami adalah Allah'." (Al-Hajj: 38-40)

Ayat yang mulia di atas menerangkan kepada kita bahwa Allah akan melindungi hamba-Nya yang beriman dari kejahatan kaum kafir, dengan cara mengizinkan mereka untuk berperang, dan Allah-lah yang akan memenangkan mereka, kerana Dia Maha Kuasa untuk menolong hamba-Nya. Hal itu karena mereka adalah orang-orang yang berada di atas kebenaran yang nyata, dan mereka telah dizalimi dengan diusir dari negeri mereka sendiri dengan cara yang tidak benar. Perang diwajibkan atas mereka, bukan sengaja mencari jalan untuk berperang, mereka tidak punya dosa selain karena menolak untuk menjadi hamba selain bagi Allah Rabb semesta alam.


Ayat di atas telah meletakkan sebuah asas hukum Ilahi yang tak kan pernah berubah. Iaitu bahwa kebenaran yang dizalimi pasti akan menang dan kebatilan yang zalim pasti akan kalah.


"Dan katakanlah bahwa telah datang kebenaran dan lenyaplah kebatilan, sungguh kebatilan pasti akan lenyap." (Al-Isra: 81).


Tidak ada tujuan—setelah Allah—dalam melenyapkan bencana yang menimpa umat ini, selain dengan berjihad dan melakukan segala bentuk perlawanan, walaupun kekuatan yang dimiliki tidak mencukupi, selama ada firman Allah…


"Orang-orang yang yakin pertemuan dengan Allah berkata, 'Betapa banyak kumpulanlan kecil yang menang melawan kumpu besar dengan izin Allah. Dan sungguh Allah bersama orang-orang yang bersabar'." (Al-Baqarah: 249)


Kenyataan dalam ayat di atas telah terjadi pada kaum muslimin di perang Badar melawan kaum kafir, juga dalam Hiththin melawan pasukan Salib, perang Ain Jalut melawan pasukan Tatar, dan belum lama ini dalam perang Tamuz tahun 2006 M di selatan Lebanon. Dalam perang-perang tersebut hancur leburlah kebatilan yang lengkap dengan persenjataan mereka melawan kebenaran yang ditolong dengan bantuan dari langit.


Dengan jihad seperti ini, kebenaran akan menjadi tinggi, ummat tidak akan menjadi hina, dan musuh tidak akan berani merendahkannya. Dengan jihad, menyatulah kemuliaan dunia dan nikmat akhirat dengan izin Allah. Inilah kabar gembira bagi kita di masa-masa ini. Kita melihat khabar gembira tentang kemenangan para pejuang di Gaza. Mereka yang bertahan dalam memperjuangkan hak-hak mereka, tanah air mereka, agama mereka, projek jihad mereka yang menolak segala kehinaan dan kerendahan. Padahal mereka dibantai, tapi mereka tidak mau berupaya untuk membalas bantaian dengan bantaian.



Ruh Maknawi yang Agung


Para mujahidin mengetahui bahwa seribu kali kalah dalam perang melawan musuh di medan perang, lebih ringan dari pada satu kali kekalahan dalam perang melawan diri sendiri. Oleh kerana itu, mereka memulai langkah mereka dengan perang melawan diri sendiri. Mereka berhasil mendidik generasi kaum Mukminin tentang makna-makna iman, kehormatan, keberanian dan keyakinan akan pertolongan Allah bagi orang-orang yang beriman.


Mereka tidak terpengaruh oleh tudingan-tudingan miring yang mematahkan perjuangan mereka, seruan-seruan untuk menyerah serta sesumbar musuh yang memiliki kekuatan yang dapat mengalahkan mereka. Mereka meyakini bahwa Allah jauh lebih besar dari semua ciptaan-Nya. Dialah sumber kekuatan yang tiada terkalahkan.


"Allah selalu menang dalam setiap urusan-Nya, tetapi kebanyakan orang tidak mengetahuinya." (Yusuf: 21)


Mereka telah mengikat janji jual beli kepada Allah, bisnes yang selalu diserukan oleh para hamba pilihan Allah yang memiliki jiwa besar. Allah berfirman;


"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang yang beriman nyawa dan harta benda mereka dengan harga Syurga. Mereka berperang di jalan Allah, membunuh dan terbunuh. Sebagai sebuah janji yang benar dari pada-Nya, yang telah tertera di dalam Taurat, Injil dan Al-Quran. Dan barang siapa yang menepati janji (transaksinya) dengan Allah, maka berbahagialah dengan jual beli yang kalian jalani, sungguh hal itu adalah keberuntungan yang besar." (At-Taubah: 111)


Sungguh ruh maknawi yang agung ini serta iman yang kokoh di dalam dada adalah faktor utama dari setiap kemenangan. Hingga sekarang tentera-tentera tetap mengutamakan ruhiyah dan psikologi perajurit sebagai faktor utama kekuatan pasukan. Bahkan penilaian terkecil para pakar strategi militer mengakui bahwa ruh maknawi memiliki kekuatan lebih dari 50 % dari kekuatan seluruh pasukan. Di satu sisi, sebagian pakar yang lain berpendapat bahwa dengan pesatnya perkembangan teknologi persenjataan modern, menyebabkan semakin sedikit tentara yang saling berhadapan langsung, sehingga kekuatan maknawi ini tidak kurang dari 3/4 dari kekuatan pasukan.


Jihad yang terjadi di Palestin sekarang, seolah-olah mengatakan bahwa kekuatan ruhiyah tersebut melebihi 90 %. Walaupun demikian para pejuang memahami bahwa hal itu tidak bererti mereka tidak memerlukan perlengkapan yang cukup dan latihan yang baik sesuai dengan kemampuan mereka, sebagai upaya merealisasikan perintah Allah yang berbunyi;


"Dan persiapkanlah bagi mereka (musuh-musuh Allah) kekuatan, apa saja yang engkau mampu dan dari kuda-kuda perang yang ditambat, yang dengannya engkau membuat gentar musuh Allah dan musuh kalian." (At-Anfal: 60).


Mereka mengetahui bahwa dengan ruh maknawi yang agung, iman yang kukuh, keyakinan yang sempurna akan pertolongan Allah, dan dengan perlengkapan serta latihan yang baik sesuai kemampuan, mereka akan memperoleh kemenangan.



Telah kita lihat bersama bagaimana kabar gembira tentang kemenangan itu. Walaupun musuh menggunakan pesawat tempur, kereta kebal, tentera dengan jumlah besar, sekalipun mereka mengerahkan seluruh kekuatan tempur baik udara, laut dan darat, dan mereka berusaha keras untuk menghancurkan perlawanan mujahidin dengan menembakkan bertan-tan bom ke atas kepala penduduk yang tak berdosa, para mujahid tidak pernah gentar menghadapi perlakuan yang keji itu, mereka tidak pernah lemah menghadapi kekuatan besar itu. Mereka tetap bertahan dengan melancarkan roket-roket, di saat pesawat udara Israel berputar-putar di atas langit Gaza.


Lihatlah ratusan ribu penduduk Israel, betapa mereka merasa sangat ketakutan, setelah roket-roket itu mampu membunuh dan melukai sebahagian mereka serta menghancurkan beberapa kilang di kota-kota Israel. Lihatlah betapa pejuang mampu menangkap dan menahan beberapa tentera musuh, dan usaha itu memeranjatkan ramai orang. Walaupun musuh Zionis telah memulai serangan menggila ini, tetapi yang mendapatkan kemenangan insyaallah para mujahid yang berjuang dengan segenap kekuatan dan ketabahan. Kemenangan insyaallah bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang zalim akan mengetahui akibat dari perbuatannya.


Allahu Akbar! Allah Maha Besar!


Sumber: www.eramuslim.com

BaytulFareed

Monday, January 19, 2009

Artis Hollywood dan Serangan ke atas Gaza

Tindakan agresif Israel menyerang Gaza telah menarik perhatian seluruh masyarakat dunia, tidak terkecuali para pelakon terkenal dari Hollywood. Hollywood merupakan pusat hiburan dunia yang menghasilkan banyak filem-filem berbajet tinggi dan pelakon-pelakonnya berprofail tinggi.

Di bawah adalah pendapat mereka tentang serangan ini. Ada yang mengutuk, dan tidak terkecuali yang menyokong pembantaian ini!

Pro-Israel:


“Orang Arab adalah sumber terorisme di dunia yang ada sekarang ini. Mereka menyerang orang tanpa menyisakan seorang pun. Saya harap Israel mengancurkan mereka.”

TOM CRUISE - (Mission Impossible, The Last Samurai)


“Bangsa Arab hanya parasit untuk dunia ini, dan mereka mesti ditumpas habis.”

RICHARD GERE - (Pretty Woman)


“Kemanusiaan akan dapat ditegakkan di dunia jika negara Israel sudah berdiri.”

DUSTIN HOFMAN - (Tootsie)


“Jika bangsa Arab kuat, mereka akan menghancurkan dunia. Maka sekarang, kita mesti menghancurkan mereka.”

KEANU REEVES - (Speed, Matrix)


“Bangsa Arab lebih hina daripada binatang, dan kita Yahudi adalah bangsa terpilih. Tak ada lagi pertanyaan mengenai hal itu…”

HARRISON FORD - (Indiana Jones, Air Force One)


Pro-Gaza:


"Bush, Sharon, Blair, dan Rice adalah nama-nama yang akan dikutuk sejarah sepanjang masa.”

GEORGE CLOONEY - (Ocean's Eleven, Batman & Robin)


“Bangsa Arab dan orang Islam bukan teroris. Dunia harus bersatu melawan Israel.”

ANGELINA JOLIE - (Lara Croft)


“Zionis adalah sumber kehancuran. Saya berharap saya dapat melawan mereka.”

MELL GIBSON - (Lethal Weapon, Brave Heart)


“Cuba pelajari sejenak sejarah Yahudi, maka Anda akan tahu, siapa yang sebenarnya teroris.”

AL PACINO - (The Godfather)


Berkecuali:


“Kedua-duanya, baik Palestin ataupun Israel, salah. Mereka harus menghentikan perang ini.”

WILL SMITH - (Ali, Men In Black)


“Kita selama ini hanya berkata dari sudut pandang yang mempunyai kekuatan, bagaimana kalau kita ada di posisi yang lemah?”

SEAN CONNERY - (James Bond)


“Kita sekarang hidup di zaman di mana yang kuat memakan yang lemah. Kita tak lebih baik daripada bangsa Arab.”

RALPH FIENNES (Shakespeare In Love)


Sumber: www.eramuslim.com

BaytulFareed

Mesin Pemusnah Zionis Israel

Tahukah anda bahawa Israel adalah sebuah negara yang sanggup menghabiskan duitnya untuk memperkuatkan kekuatan ketenteraan daripada pertumbuhan ekonominya? Sebagai sebuah negara yang masyarakatnya adalah masyarakat militer, Israel banyak menggunakan mesin-mesin pemusnah yang canggih dan terkini yang kebanyakannya buatan Amerika!

Berikut adalah antara yang telah didedahkannya:

1. Kereta Kebal Merkava

Spesifikasi:-
Armament: Primary Armament 120 mm MG253 smoothbore gun: 48 rounds, LAHAT ATGM Secondary Armament 1 × 12.7 mm MG 2 × 7.62 mm MG 1 × 60 mm internal mortar 12 smoke grenades

Walaubagaimanapun, kereta kebal ini berjaya dimusnahkan oleh tentera Hizbullah semasa perang antara Israel-Hizbullah.

2. M 16 (F-16 Fighting Falcon)

Spesifikasi : Armament Guns: 1× 20 mm (0.787 in) M61 Vulcan gatling gun, 511 rounds Rockets: 2¾ in (70 mm) CRV7 Missiles: Air-to-air missiles: Air-to-ground missiles: Anti-ship missiles: Bombs: Combined Effects Munition Gator mine Sensor Fuzed Weapon Wind Corrected Munitions Dispenser Paveway-series laser-guided bombs general-purpose bombs nuclear bomb.

3. Helicopter-64 Apache AH-64 Apache adalah helikopter tempur tentera Amerika yang dapat digunakan dalam berbagai cuaca dan merupakan helikopter tempur utama yang digunakan Amerika.

Armament:
Guns:
1 x M230 30 mm (1.18 in) cannon, 1,200 rounds Rockets: Hydra 70 FFAR rockets Missiles: combination of AGM-114 Hellfire, AIM-92 Stinger, AIM-9 Sidewinder.

Angkatan Udara Israel menggunakan Apache untuk menyerang berbagai sasaran dengan peluru berpandu. AH-64A yang menyerang dan memusnahkan puluhan pos-pos pertahanan Hizbullah Lebanon pada tahun 1990-an, dan dapat menyerang dalam berbagai keadaan cuaca dan malam hari. Selama Al-Aqsa Intifada, Israel menggunakan Apache untuk membunuh tokoh senior Hamas, seperti Syeikh Ahmad Yasin dan Adnan al-Ghoul serta Abdul Aziz Rantisi, dengan peluru berpandu.


Walaubagaimanapun, ketika konflik Israel-Lebanon Julai-Ogos 2006, dua helikopter AH-64A ini telah berjaya dimusnahkan oleh Hizbullah. Dan yang terbaru, konflik Israel-Gaza ini menyaksikan Brigad Izzuddin Al Qassam, sayap tentera HAMAS berjaya menembak jatuh sebuah helikopter AH-64A ini.

4. MQ-1 Predator



MQ-1 Predator merupakan sebuah pesawat tempur udara tanpa pemandu (UAV) . MQ-1 di deskripsikan sebagai MALE (medium-altitude, long endurance) UAV sistem. Dapat digunakan sebagai pesawat pengintip, dan juga dapat membawa dan menggunakan dua AGM-114 Hellfire missiles. Pesawat ini telah digunakan sejak tahun 1995, dan telah bertempur di perang Afghanistan, Bosnia, Serbia, Iraq dan Yaman. Pesawat ini dikendalikan menggunakan alat kawalan.

Begitulah di antara mesin-mesin pemusnah tentera Zionis Israel yang sedang mengganas di Gaza. Namun, kita sebagai umat Islam perlu yakin bahawa segala kekuatan adalah hanya milik mutlak Allah SWT kerana Dia-lah yang Maha Perkasa. Juga, segala wang ringgit yang dihabiskan musuh-musuh Allah dalam menghalang dan menghancurkan umat Islam ini akan membawa penyesalan terhadap mereka kelak!

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu, menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam neraka Jahanamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan." (Al Anfal 8:36)

Sumber: www.eramuslim.com

BaytulFareed

Friday, January 16, 2009

Kronologi Palestin - Bumi Anbiya', Tanah yang Dijanjikan (Bhgn 3)

Sambungan daripada bhgn 2

(Kali ini kita akan melihat kronologi selepas kelahiran Nabi Muhammad SAW)

570 M - Kelahiran agung seorang Rasul, Muhammad SAW bin Abdullah, yang mana suatu hari nanti risalah dakwahnya menjangkau ke bumi Palestin dan seluruh dunia. Baginda lahir di Mekah.

610 M - Turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira'.

610 M - Heraclius memerintah Byzantine. Ketika itu, tentera Parsi di bawah pimpinan Chosroes menyerang Syria dan maju ke Palestin lalu menakluk Caesarea.

614 M - Chosroes memasuki Juruselem dan membakar 'Church of Nativity' sehingga musnah. 90 000 penduduk kristian tempatan disembelih.

619 M - Nabi Muhammad SAW diisra'kan (diperjalankan dalam waktu malam) ke Al Quds (Juruselem). Di situ baginda menjadi imam kepada nabi-nabi bersolat di Masjid Al Aqsa, sebelum dimi'rajkan (perjalanan ke langit) bertemu Allah SWT untuk menerima ibadah solat 5 waktu yang menjadi kewajipan setiap orang Islam. Al Quds juga menjadi kiblat umat Islam bersolat sebelum ditukar ke Kaabah di Masjidil Haram.

627 M - Heraclius mara menentang tentera Parsi di Syria dan berjaya menawan semula jajahan termasuklah Palestin.

634 M - Setelah kewafatan Nabi Muhammad SAW, Khalifah Abu Bakar As Sidiq mengarah sebuah ekspedisi ketenteraan yang dipimpin oleh seorang sahabat bernama Amr bin Al 'As. Ekspedisi ini mengalahkan Byzantine beberapa kali di medan peperangan.

636 M - Semasa pemerintahan Khalifah kedua, Khalifah Umar Al Khattab, pasukan Islam yang dipimpin oleh Abu Ubaidah bin Al Jarrah dan Khalid bin Al Walid mendapat kejayaan yang gemilang ke atas Byzantine di Yarmuk, selatan Jordan. Dengan ini secara langsung seluruh Syria dan Palestin di bawah taklukkan Islam.

Wallahu a'lam.
Nantikan sambungannya dalam Palestin di bawah pemerintahan Islam.

Rujukan:-
History of Palestine - A Methodical Study of the Palestinian Struggle
Dr Mohsen Mohammed Saleh

BaytulFareed

Kegilaan Israel: Hari ke 21, 1133 Gugur dan 5000 Cedera!

Memasuki hari ke-21 kegilaan tentera Zionis Israel di Gaza, jumlah korban meningkat menjadi 1133 orang syahada'. 363 di antaranya kanak-kanak, 105 wanita, 100 warga tua, 15 anggota penyelamat, 4 orang wartawan dan 3 orang aktivis asing. Sementara itu jumlah yang cedera mengjangkau lebih 5130 yang setengah daripada jumlah ini adalah kanak-kanak dan wanita.



Bagaimanakah kita masih boleh tertawa riang dan bersuka-ria di kala adik-adik, abang-abang, kakak-kakak, ibu-ibu, bapa-bapa dan datuk nenek kita di Palestin dibantai dan diperlakukan sebegini tanpa perikemanusiaan?

"Tidak akan redha kepadamu (Muhammad), orang-orang Yahudi dan Nasrani hinggalah kamu ikut agama mereka." (Al Baqarah 2:120)

"Sesungguhnya akan kamu dapati dengan sekeras-kerasnya permusuhan kepada orang beriman adalah orang Yahudi dan orang kafir..." (Al Maidah 5:82)

"...telah nyata kebencian daripada mulut mereka, dan apa yang disembunyikan dalam dada mereka lebih besar lagi." (Ali Imran 3:118)

BaytulFareed

Kronologi Palestin - Bumi Anbiya', Tanah yang Dijanjikan (Bhgn 2)

Sambungan daripada bhgn 1

63 BC - Bangsa Rom menawan kesemua kawasan yang telah ditinggalkan 'Alexander the Great', dan tiba di Palestin pada tahun ini. Bangsa Rom membina semula kota-kota besar di kawasan tersebut, seperti di Samaria. Raja Maccabean dilucutkan pangkatnya, walaupun diberi sedikit kuasa internal.
27 BC - Tercetus peperangan besar di antara panglima-panglima Rom sesama sendiri, dan menyaksikan pembunuhan Julius Caesar. Bangsa Parsi mengambil kesempatan ini untuk menawan semula Palestin. Namun, Anthony, salah seorang daripada panglima Rom di Syria berjaya mengekalkan penjajahan Rom terhadap Palestin. Beliau masuk ke Palestin pada tahun ini dan menjatuhkan hukuman mati kepada Raja Maccadean yang terakhir. Beliau melantik Herod anak Antepas sebagai pemerintah Palestin. Herod kemudiannya memeluk agama Yahudi dan membina semula Kuil Sulaiman. Beliau telah mengarahkan pembunuhan Nabi Yahya AS dan Nabi Zakaria kerana menentang perkahwinannya dengan anak perempuannya.

6 BC - Empayar Rom meletakkan Palestin secara langsung di bawah pemerintahannya.

4 BC - Nabi Isa AS dilahirkan. Baginda membesar di Nazareth. Ketika berusia 30 tahun, baginda mendapat wahyu daripada Allah SWT. Baginda mengembara ke seluruh Palestin untuk berdakwah tentang keesaan Allah SWT, kemurahan serta kerahmatan-Nya. Orang-orang Yahudi menentang dakwahnya lalu berkomplot dengan salah seorang pengikut baginda untuk menawannya serta menyerahkan kepada kerajaan Rom agar dihukum. (Allah mengangkat baginda ke langit)

66 CE - Pemberontakan Bani Israel terhadap kerajaan Rom tercetus.

70 BC - Seorang pemimpin Rom, Titus, menyerang Jeruselem dan membakar Kuil Sulaiman.

131 - 135 CE - Maharaja Rom, Hadrian, menumpaskan pemberontakan terakhir Bani Israel di Palestin. Jeruselem ditiadakan dan digantikan dengan kota Aelia Capitolina. Di situ dibangunkan patung Jupiter di atas runtuhan Kuil Herod (Temple of Herod). Ketika inilah ikatan Bani Israel dengan Palestin BERAKHIR...

267 - 272 CE - Tentera Palmyra di bawah pimpinan Zenobia menguasai Palestin lebih kurang 5 tahun sehinggalah Maharaja Rom, Aurelius mengalahkan kerajaan itu pada 272 CE. Rakyat Palmyra adalah terdiri daripada bangsa Arab.

326 CE - Constantine, seorang Maharaja Rom memeluk Kristian. Ibunnya, Ratu Helena melawat Palestin dan membina 'Church of the Holy Sepulcher' di Jeruselem dan 'Church of Nativity' di Bethlehem.

395 CE - Empayar Rom berpecah kepada dua; Roman Timur (Byzantine - termasuk Syria dan Palestin) dengan Constantinople sebagai ibu negara dan Roman Barat dengan Rome sebagai ibu negara.

529 CE - Ghassan, bangsa Arab Yaman yang beragama Kristian pada abad ke-4, memasuki arena politik Byzantine. Rom menggunakan mereka untuk menumpaskan pemberontakan di Palestin serta menjadi barisan hadapan dalam peperangan melawan Parsi. Parsi juga menggunakan kabilah Arab yang lain, iaitu Al Manathera untuk tujuan yang sama.

Wallahu a'lam.
Nantikan sambungannya dalam Palestin selepas kebangkitan Nabi Muhammad SAW.

Rujukan:-
History of Palestine - A Methodical Study of the Palestinian Struggle
Dr Mohsen Mohammed Saleh

BaytulFareed

Thursday, January 15, 2009

Hadiri SAVE THE PALESTINIANS, Ahad ini!


COALITION OF MALAYSIAN NGOs AGAINST PERSECUTION OF PALESTINIANS (COMPLETE) akan mengadakan program 'Save The Palestinians."

Hari: Ahad (18 Januari 2009)
Masa: 10 pg - 5 ptg
Tempat: Kompleks Sukan Bangsar, Jalan Terasek 3, Bangsar

Untuk keterangan lanjut layari C.O.M.P.L.E.T.E

Jom hadiri beramai-ramai!

BaytulFareed

Micheal Heart Mendahului Artis Malaysia


Micheal Heart, seorang penyanyi asal Long Beach, Carlifornia telah mendahului artis-artis kita yang beragama Islam dalam menunjukkan solidariti terhadap nasib rakyat Gaza dengan merekod sebuah lagu yang bertajuk "We will not go down."

Di manakah artis-artis kita dalam isu-isu sebegini?
Diharapkan mungkin MAWI, Nash, atau Amy Search dapat melakukan yang serupa.

Untuk download mp3 "We will not go down" di sini

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009

A blinding flash of white light
Lit up the sky over
Gaza tonight

People running for cover
Not knowing whether they're dead or alive
They came with their tanks and their planes

With ravaging fiery flames

And nothing remains

Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down

In the night, without a fight

You can burn up our mosques and our homes and our schools

But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike

Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar

Debated on who's wrong or right

But their powerless words were in vain

And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down

In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools

But our spirit will never die
We will not go down

In Gaza tonight

BaytulFareed

Kronologi Palestin - Bumi Anbiya', Tanah yang Dijanjikan (Bhgn 1)


Kita, umat Islam selalu mendengar istilah 'bumi anbiya' kepada Palestin. Juga bagi orang-orang Yahudi, ia dikenali sebagai 'tanah suci yang dijanjikan'. Kemudian, bagi orang Kristian pula menjadi tempat Jesus Crist dibangkitkan. Tetapi, jarang kita jumpa penerangan berkenaan kronologi tentang pelbagi peristiwa pahit dan manis yang terjadi di bumi bertuah ini.

Oleh itu, insyaAllah dalam artikel ini kita sama-sama menyelusuri sejarahnya;

1805 BC - Nabi Ibrahim AS datang ke Pelestin bersama dua orang isteri (Hajar dan Sarah) serta dua orang anak (Ismail AS dan Ishak AS). Keturunan Ismail AS menjadi bangsa Arab, manakala keturunan Ishak AS menjadi bangsa Israel.

1656 BC - Nabi Yaakub AS (juga dikenali sebagai Israel) bersama anak-anaknya (bani Israel) berhijrah ke Mesir setelah dijemput oleh anaknya Nabi Yusuf AS. Mereka menetap di Mesir beranak pinak di sana.

1227 BC - Bani Israel ditindas oleh Firaun dan lahirlah Nabi Musa AS sebagai rasul yang membawa mereka kembali ke Tanah Suci yang Dijanjikan (Palestin). Namun, baginda wafat sebelum sempat memasuki Palestin.

1086 BC - Nabi Musa AS wafat dan dan Joshua (Yusha) menjadi pemimpin Bani Israel. Beliau memimpin Bani Israel menuju Palestin. Mereka berjaya menyeberangi Sungai Jordan dari Timur dan seterusnya membuka Jericho. Jadi, itulah kehadiran pertama Bani Israel di bumi Palestin.

1004 BC - Nabi Daud AS dibangkitkan. Terjadi perang di antara Jalut dan Thalut. Baginda membantu Thalut dan kemudiannya Nabi Daud AS dilantik menjadi Raja Bani Israel.

963 BC - Nabi Sulaiman AS menggantikan ayahnya Nabi Daud AS yang wafat. Baginda telah membina Kuil Sulaiman (Soloman Temple) yang terkenal.

923 BC - Nabi Sulaiman AS wafat dan kerajaannya terbahagi kepada dua; Israel dan Yehuda. Kedua-duanya terlibat dengan peperangan yang sengit dan meminta bantuan daripada negara-negara jiran.

923 - 721 BC - Negara Israel diwujudkan di sebelah utara dengan Samaria menjadi ibu negaranya. Negara ini di serang oleh bangsa Assyrian dan rakyatnya terpaksa melarikan diri ke utara Iraq.

923 - 586 BC - Negara Yehuda diwujudkan di sebelah selatan dengan Jerusalem sebagai ibu negara. Negara ini diserang oleh tentera Babylon yang diketuai oleh Nebuchadnezzar lalu jatuh ketangan mereka. 50 000 orang Bani Israel ditangkap.

516 BC - Bangsa Parsi menakluk Babylon lalu raja mereka, Cyrus II mengarahkan Bani Israel kembali ke Jerusalem. Bani Israel dapat membina semula Kuil Sulaiman dan mendapat kuasa autonomi.

516 BC - 'Alexander the Great' menakluk Palestin dan menamatkan 200 tahun pemerintahan Kerajaan Parsi. Beliau mara dari Jeruselam ke Gaza dan seterusnya Syria.

323 BC - Alexendar mati di Babylon. Kerajaan terbahagi kepada dua; Syria dan bahagian Timur diperintah oleh Seleucids. Mesir dan Palestin diperintah oleh Dinasti Ptolemaic.

198 BC - Seleucids berjaya mengusir Ptolemaic dari Palestin dan menggantikan pemerintahan di sana.

198 - 141 BC - Seleucids memerintah Palestin dan memaksa Bani Israel mengikut tradisi Greek, budaya dan bahasa.

141 BC - Bani Israel memberontak dan berjaya mewujudkan wilayah autonomi di bawah pimpinan Maccabeans. Maccabeans telah memaksa penduduk tempatan memeluk agama Yahudi dan melakukan pembunuhan besar-besaran demi mencapinya maksudnya.

Bersambung...

Rujukan:-
History of Palestine - A Methodical Study of the Palestinian Struggle
Dr Mohsen Mohammed Saleh

BaytulFareed

Palestin, apa lagi yang boleh dilakukan?

Saat artikel ini ditulis, sudah lebih 900 orang saudara kita di Palestin (277 kanak-kanak, 93 wanita) syahid dibom oleh tentera Zionis. Seramai 28 000 rakyat Gaza menderita dan terpaksa menjadi pelarian di bumi sendiri. Hospital dipenuhi dengan mayat dan pesakit.

Dr Hussein Ashour, pengarah hospital Al Shifa berkata, sejumlah mayat telah tiba di hospital itu dengan kesan terbakar dan terputus yang tidak pernah mereka lihat sebelum ini sambil mengesahkan Israel menggunakan senjata yang dilarang di seluruh dunia terhadap orang awam di Semenanjung Gaza.


Ketiadaan elektrik menyebabkan hospital tidak dapat berfungsi dengan sempurna. Banyak mesin rawatan seperti inkubator yang memerlukan elektrik tidak dapat berfungsi. Juga bekalan makanan daripada negara-negara yang ingin dibantu tidak dapat masuk kerana Mesir tidak membuka sempadannya.

Jadi, persoalannya...
Apakah yang boleh kita lakukan untuk membantu mereka?

Demo dah. Derma dah. Qunut nazilah pun dah... Apa lagi? Takkan kena pegi sana untuk berjihad?

Ketika saya melayari blog Ustaz Maszlee (aktivis palestin terkenal), beliau menggariskan beberapa lagi peranan yang perlu dimainkan khususnya mahasiswa dan orang muda.

1. Gunakan teknologi ICT untuk menyebarkan maklumat sebenar tentang realiti yang berlaku di Gaza melalui blog dan email.

2. 'Upload' gambar-gambar perilaku kejam tentera Zionis terhadap kanak-kanak, wanita dan orang tua di Friedster, Facebook dan lain-lain.

3. Gunakan emel berantai untuk 'forward' artikel dan foto-foto tersebut kepada sesiapa sahaja.

4. Sentiasa 'update' perkembangan terbaru tentang Gaza dengan melayari laman-laman web yang menyediakan laporan terkini.

5. Bagi yang mempunyai bakat dalam seni, hasilkan karya-karya dalam bentuk cerpen, novel, sajak, puisi, lagu, pantomen dll.

Kesimpulannya, buatlah apa sahaja untuk meningkatkan pemahaman orang ramai bahawa isu ini bukan isu peperangan manusia yang berebut kuasa semata, malah suatu pertarungan di antara Kebenaran dan Kebatilan. Pertembungan di antara umat Islam dan kaum Zionis yang dilaknat.

www.palestinkini.info
www.infopalestina.com
www.eramuslim.com

Wallahu a'lam.
BaytulFareed

Wednesday, January 14, 2009

Salam Pembukaan

Testing...testingg....Sound Check...

Assalamualaikum semua...

Berjumpa kembali dalam dunia maya ni. Setelah beberapa lama tidak 'posting', akhirnya saya buat keputusan untuk kembali 'ngeblog'. Tapi, kali ini di alamat yang baru. Untuk pengetahuan rakan-rakan, saya tidak lagi 'posting' di blog lama (www.ibnu-ahmadiy.blogspot.com) dan insyaallah akan 'fulltime' di sini.

Sekian dulu, kita berjumpa di lain 'posting'.

BaytulFareed


Related Posts with Thumbnails